PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Gara-Gara Joget Viral di Tengah Demo Rakyat?

By Redaksi Aksaramuda.com 31 Agu 2025, 20:42:15 WIB Sekitar Kita
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Gara-Gara Joget Viral di Tengah Demo Rakyat?

Keterangan Gambar : Foto: Foto kombinasi Eko Patrio - Uya Kuya. (Tangkapan Layar Instagram)


Aksaramuda.com - Yo, Gen Z! Bayangin lagi scroll feed soal demo panas tuntut kenaikan tunjangan DPR dibatalkan, eh tiba-tiba dua anggota dewan dari PAN malah viral karena joget-joget santai pas sidang penting. Eko Patrio dan Uya Kuya, yang lagi hits di medsos, sekarang resmi dinonaktifkan dari DPR RI mulai 1 September 2025. Ini bukan drama politik biasa, tapi wake-up call buat kita generasi muda yang lagi fight for transparency dan akuntabilitas pemerintah. Kontroversi ini muncul di tengah kemarahan publik, termasuk tragedi kematian ojol Affan Kurniawan saat demo 28 Agustus. Menurut Aksaramuda.com, ini momen krusial di mana suara rakyat bisa ubah dinamika politik – yuk kita bedah detailnya biar nggak salah paham dan bisa diskusiin bareng! Latar Belakang Eko Patrio dan Uya Kuya yang Jadi Sorotan

Eko Patrio, atau Eko Hendro Purnomo, bukan cuma anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tapi juga Sekretaris Jenderal PAN yang aktif di TikTok dengan handle @ekopatriosuper. Dia dikenal sebagai figur publik yang sering bikin konten entertaining, tapi kali ini malah bikin kontroversi. Sementara Uya Kuya, atau Surya Utama, juga anggota DPR RI dari PAN yang punya background sebagai entertainer. Keduanya terlibat dalam sidang tahunan MPR RI 2025 pada 16 Agustus, di mana mereka terlihat joget-joget setelah pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. Joget ini langsung viral dan dikritik habis-habisan netizen, karena dianggap nggak sensitif sama kondisi rakyat yang lagi struggle dengan ekonomi sulit. Menurut Aksaramuda.com, background mereka sebagai public figure malah bikin isu ini meledak, nunjukin gimana medsos bisa amplifikasi kesalahan pejabat. Kronologi Kontroversi Joget yang Bikin Publik Marah Drama ini mulai pas Sidang Tahunan MPR RI 2025, di mana anggota DPR termasuk Eko Patrio dan Uya Kuya terlihat joget-joget riang. Publik langsung geram, apalagi ini pas lagi ada wacana kenaikan tunjangan DPR yang bikin demo besar-besaran pada 25 dan 28 Agustus 2025. Puncaknya, demo 28 Agustus berujung tragis: Ojol Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak kendaraan Brimob. Eko Patrio tambah minyak ke api dengan upload video parodi di TikTok, di mana dia berpura-pura jadi DJ dengan sound horeg, dan caption: "Biar jogednya lebih keren pakai sound ini aja." Video ini dianggap sebagai respons sarkastis ke kritik publik soal joget DPR. Uya Kuya juga ikut menari dan kemudian minta maaf, tapi damage udah keburu besar. Gen Z, ini contoh nyata gimana aksi kecil pejabat bisa trigger gerakan massa – bayangin kalau kamu lagi protes online, statement kayak gini bisa bikin semangat kita down! Keputusan PAN Nonaktifkan Mereka

Pernyataan Resmi Mencermati dinamika politik yang lagi panas, DPP PAN akhirnya ambil langkah tegas. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, umumkan keputusan nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN, efektif mulai Senin, 1 September 2025. Pernyataan resminya: "Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025." Viva juga ajak masyarakat tetap tenang di tengah gejolak sosial-politik, dan percayakan penuh ke pemerintah Presiden Prabowo Subianto buat selesaikan isu ini secara cepat dan berpihak ke rakyat. Menurut Aksaramuda.com, keputusan ini jadi bentuk respons partai ke tekanan publik, tapi pertanyaannya: Apakah ini cukup buat redam amarah netizen? Dampak Broader dan Pesan untuk Generasi Muda

Baca Lainnya :

Kisah ini nggak cuma soal dua orang, tapi nunjukin kekuatan suara rakyat di era digital. Protes publik yang memuncak, termasuk kematian Affan, bikin partai politik kayak PAN harus gerak cepat. Buat kita Gen Z yang lagi aktif di medsos dan aktivisme, ini reminder: Konten viral bisa ubah kebijakan, tapi juga harus hati-hati biar nggak salah sasaran. Viva Yoga tegasin: "Mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan." Meski nggak ada info soal pengganti mereka, ini bisa jadi turning point buat reformasi DPR. Yuk, Gen Z – pantau terus isu kayak gini, suara kita bisa bikin perubahan real di politik Indonesia! Sumber: Aksaramuda.com – Portal Berita Muda yang Spill Fakta Tanpa Sensor. Keywords: PAN nonaktifkan Eko Patrio, Uya Kuya dinonaktifkan DPR, kontroversi joget DPR 2025, Eko Patrio video TikTok viral, Uya Kuya minta maaf, Viva Yoga Mauladi pernyataan, demo tunjangan DPR Agustus 2025, kematian Affan Kurniawan demo, keputusan PAN September 2025, suara generasi Z politik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto pemerintah.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.