Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu Baru Gantikan Sri Mulyani!

By Redaksi Aksaramuda.com 08 Sep 2025, 19:03:12 WIB Tokoh
Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menkeu Baru Gantikan Sri Mulyani!

Keterangan Gambar : Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara LPS Financial Festival di Medan, Rabu (20/8/2025) (Dok. LPS)


Aksaramuda.com - Yo, Gen Z! Lagi asik scroll X, tiba-tiba kabar gede: Presiden Prabowo Subianto resmi lantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru, gantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Bukan cuma ganti jabatan, ini soal siapa yang bakal pegang kendali duit negara, dari pajak sampe anggaran buat pendidikan dan startup yang kita care banget. Dari insinyur ITB sampai ekonom top lulusan Purdue, Purbaya punya track record panjang di pemerintahan dan korporasi. Menurut Aksaramuda.com, ini momen krusial buat kita pantau, soalnya kebijakan Menkeu bakal nentuin vibe ekonomi kita di era digital. Yuk, kita breakdown profil dan perjalanan karir Purbaya biar clear dan nggak FOMO!

Latar Belakang Purbaya Yudhi Sadewa yang Bikin Kagum

Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 7 Juli 1964 – umur 61 tahun, tapi energinya masih relevan buat ngomongin masa depan ekonomi kita. Awalnya, dia lulusan S1 Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), kampus top yang banyak lahirin inovator. Tapi, passion-nya nggak berhenti di teknik; dia lanjut ambil Master of Science (MSc) dan Ph.D di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Bayangin, Gen Z, orang ini gabungin logika insinyur sama analisis ekonomi kelas dunia! Sebelum jadi Menkeu, Purbaya dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 24 September 2020, dilantik oleh Presiden Joko Widodo. Jabatan ini bikin dia jagain stabilitas keuangan bank, yang super relate buat kita yang suka transaksi digital dan nabung online.

Perjalanan Karir: Dari Korporasi ke Birokrasi

Purbaya bukan newbie di dunia keuangan atau pemerintahan. Karirnya dimulai dari lapangan sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA (1989–1994) – kerjaan yang tough dan nunjukin dia nggak takut tantangan. Lalu, dia beralih ke riset ekonomi, jadi Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005), naik jadi Chief Economist (2005–2013), dan bahkan Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008) serta Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015). Kerennya, dia punya izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek – skill yang bikin dia dipercaya di pasar modal.

Baca Lainnya :

Masuk dunia pemerintahan, Purbaya mulai sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010–2014) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus jadi Anggota Komite Ekonomi Nasional. Tahun 2015, dia naik level jadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP) di bawah Luhut Binsar Pandjaitan, yang ngeliat Purbaya punya analisis tajam dan skill bikin kebijakan strategis. Dia juga jadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Polhukam (2015–2016) dan Kemenko Kemaritiman (2016–2018), sampai akhirnya jadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi (2018–2020). Oh ya, dia juga bagian dari Tim Bravo Lima, kelompok relawan pendukung Jokowi yang dipimpin Luhut – nunjukin dia nggak cuma teknokrat, tapi juga punya koneksi politik kuat.

Kekayaan dan Integritas: Apa Kata LHKPN?

Buat Gen Z yang curious soal transparansi, Purbaya laporin harta kekayaannya di LHKPN per 11 Maret 2025, saat masih jadi Ketua LPS. Total kekayaannya Rp 39,21 miliar, dengan aset terbesar di tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 30,5 miliar, termasuk tiga properti: tanah dan bangunan 2.152 m²/400 m² (Rp 13 miliar), 120 m²/100 m² (Rp 1,5 miliar), dan tanah 1.787 m² (Rp 16 miliar). Ini nunjukin dia punya stabilitas finansial, tapi juga bikin kita harus awasin integritasnya sebagai Menkeu. Aksaramuda.com ngeliat ini sebagai peluang buat Purbaya bikin kebijakan yang pro-rakyat, bukan cuma elitis.

Dampak untuk Generasi Muda: Kenapa Kita Harus Peduli?

Purbaya gantikan Sri Mulyani, yang dikenal sebagai Menkeu top Asia, itu big deal, Gen Z! Dengan pengalaman di LPS dan korporasi, dia punya potensi bikin kebijakan fiskal yang dukung startup, UMKM, dan pendidikan – hal yang kita butuhin di era gig economy. Tapi, tantangannya besar: ngelola APBN di tengah tekanan global, plus bikin pajak lebih friendly buat kita yang lagi mulai karir. Dia juga harus jaga kepercayaan publik, apalagi setelah isu penjarahan rumah Sri Mulyani. Buat kita, ini momen buat speak up di medsos, push kebijakan yang pro-youth, kayak dana untuk e-sports atau pelatihan digital skill. Yuk, pantau terus biar suara kita kedengeran!

Sumber: Aksaramuda.com – Portal Berita Muda yang Spill Fakta Tanpa Sensor.
Keywords: Purbaya Yudhi Sadewa Menkeu, Sri Mulyani diganti, reshuffle Kabinet Merah Putih 2025, profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu baru Indonesia, lulusan ITB Purdue, kekayaan Purbaya LHKPN, ekonomi Indonesia 2025, suara Gen Z politik, Aksaramuda berita viral




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.