Sabtu, 17 Oktober 2026
Hot

San Antonio Spurs Evaluasi Kontrak Pemain Jelang Bursa NBA 2026

Article ad before first paragraph

Geky Page – Manajemen San Antonio Spurs tengah menghadapi keputusan finansial signifikan terkait masa depan pemain-pemain kuncinya. Evaluasi kontrak ini dilakukan menjelang bursa jeda musim kompetisi NBA 2026. (27/05/2026)

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah penyerang Julian Champagnie yang kini berusia 24 tahun. Klub tengah meninjau opsi perpanjangan kontraknya.

Champagnie menunjukkan performa impresif dengan rata-rata 11,1 poin selama musim reguler dan 10,1 poin pada babak playoff. Ia berpeluang mendapatkan perpanjangan kontrak empat tahun senilai 87 juta dolar AS jika Spurs melepas opsi tim sebesar 3 juta dolar AS.

“He is also extension-eligible in July if the option is exercised,” ujar Bobby Marks, pengamat NBA dari ESPN.

Article ad in the middle of article

Selain situasi Champagnie, manajemen Spurs juga mempersiapkan perpanjangan kontrak ruki terbesar dalam sejarah NBA untuk megabintang Victor Wembanyama. Kesepakatannya dapat ditandatangani mulai tanggal 6 Juli mendatang.

Spurs dapat menyepakati perpanjangan kontrak lima tahun senilai 251 juta dolar AS dengan Wembanyama. Nilai ini berpotensi meningkat hingga 301 juta dolar AS jika ia meraih penghargaan All-NBA, MVP, atau Defensive Player of the Year musim depan.

“Starting on the day after the NBA Finals — he can officially sign on July 6 — and the Spurs can agree on a five-year, $251 million extension,” tulis Bobby Marks, pengamat NBA dari ESPN.

Di sisi lain, lonjakan performa ruki Dylan Harper dengan rata-rata 13,3 poin di babak pascamusim memicu spekulasi penting. Hal ini terkait posisi point guard utama De’Aaron Fox.

Fox baru saja menandatangani perpanjangan kontrak senilai 229 juta dolar AS pada Agustus lalu. Perkembangan Harper menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Fox jika ia harus datang dari bangku cadangan.

“That sort of development would force tough conversations about whether Fox could remain part of the future if he was coming off the bench,” kata Sam Amick, jurnalis dari The Athletic.

Langkah evaluasi menyeluruh terhadap komposisi skuad dan ruang gaji ini menjadi fokus utama manajemen San Antonio Spurs. Tujuannya adalah membangun tim yang kompetitif jangka panjang di sekitar Victor Wembanyama.

Saat ini, San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder masih bersaing ketat di babak Final Wilayah Barat dengan kedudukan imbang 2-2. Pemenang seri ini akan melaju ke NBA Finals untuk menantang New York Knicks.

San Antonio Spurs Evaluasi Kontrak Pemain Jelang Bursa NBA 2026
San Antonio Spurs Hadapi Pilihan Kontrak Julian Champagnie

Article ad after last paragraph
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *