Sabtu, 17 Oktober 2026
Hot

Inovasi Energi Bersih Jadi Fokus Industri Mobil Tahun Ini: Mengulas PEVS 2026

Article ad before first paragraph

Tahun ini, industri otomotif di Indonesia menunjukkan komitmen kuat terhadap pengembangan inovasi energi bersih dan mobilitas berkelanjutan. Berbagai produsen kendaraan berlomba menghadirkan teknologi ramah lingkungan yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendukung upaya global dalam mengurangi emisi karbon. Fokus ini tercermin jelas dalam berbagai inisiatif dan pameran, salah satunya adalah Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026.

PEVS 2026 hadir sebagai panggung utama untuk memperkenalkan beragam terobosan di sektor kendaraan listrik dan teknologi terkait. Acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri, pemerintah, investor, hingga masyarakat, untuk bersama-sama membangun ekosistem mobilitas yang lebih bersih dan efisien.

PEVS 2026: Pameran Inovasi Kendaraan Listrik Masa Depan

Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 kembali digelar oleh Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo. Pameran ini akan berlangsung dari tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Mengusung tema “The Future of A Clean and Efficient Mobility”, PEVS 2026 dirancang untuk menampilkan masa depan transportasi yang ramah lingkungan. Pameran ini akan menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai inovasi kendaraan listrik dan sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat luas.

Article ad in the middle of article

Fokus Utama dan Tujuan Penyelenggaraan

Project Manager PEVS 2026, Rudi MF, menjelaskan bahwa pameran tahun ini akan dikemas dengan program yang jauh lebih interaktif. Inovasi ini bertujuan agar pengunjung tidak hanya sekadar melihat, tetapi juga terlibat langsung dalam perkembangan teknologi.

Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menyampaikan bahwa perkembangan kendaraan listrik kini menjadi bagian dari kebutuhan mobilitas masa depan. Hal ini sangat relevan di tengah ketidakpastian harga energi global.

“Ke depan, tema ini menjadi tujuan bersama. Bagaimana kita bermobilitas dengan cara efisien dan bersih tidak bisa lagi diabaikan,” ujar Moeldoko saat peluncuran PEVS 2026 di Jakarta.

Penyelenggaraan PEVS diharapkan dapat menjadi salah satu dorongan bagi pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Acara ini juga bertujuan mempertemukan pelaku industri, pemerintah, investor, hingga masyarakat dalam satu ekosistem.

Teknologi Kendaraan Listrik yang Dipamerkan

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV), berbagai teknologi elektrifikasi lain juga mulai diperkenalkan.

Pada PEVS 2026, pengunjung dapat melihat beragam inovasi, meliputi:

  • Hybrid Electric Vehicle (HEV): Menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.
  • Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV): Kendaraan hybrid dengan sistem pengisian daya eksternal.
  • Range Extended Electric Vehicle (REEV): Menggunakan generator tambahan untuk mengisi baterai.
  • Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV): Kendaraan berbasis tenaga hidrogen.
  • Battery Electric Vehicle (BEV): Kendaraan listrik murni berbasis baterai.

Menariknya, teknologi ramah lingkungan tersebut kini tidak hanya diterapkan pada kendaraan darat. Inovasi ini juga mulai merambah transportasi udara hingga kendaraan air.

Integrasi Program untuk Industri Hijau

Struktur acara PEVS 2026 dirancang secara menyeluruh dengan mengintegrasikan tiga model interaksi utama. Hal ini bertujuan untuk memperkuat fondasi industri hijau di tanah air.

Integrasi program ini mencakup pameran produk, diskusi bagi pelaku industri, dan peluang investasi. Tujuannya adalah untuk mendorong kemajuan sektor kendaraan listrik di Indonesia.

Pentingnya Inovasi Solar Panel

Inovasi solar panel menjadi salah satu daya tarik baru yang akan ditonjolkan dalam gelaran PEVS 2026. Ini menunjukkan upaya untuk mengintegrasikan berbagai sumber energi bersih dalam ekosistem transportasi.

Penggunaan panel surya dapat mendukung pengisian daya kendaraan listrik, terutama jika stasiun pengisian daya juga bertenaga energi terbarukan. Hal ini semakin mengurangi jejak karbon secara keseluruhan.

Antusiasme Masyarakat dan Dukungan Pemerintah

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Hal ini terlihat dari capaian PEVS tahun lalu yang diikuti 143 peserta dengan jumlah pengunjung lebih dari 40.000 orang.

Pemerintah juga memiliki target dalam mempercepat transisi energi menuju mobilitas yang lebih bersih dan efisien. Penyelenggaraan PEVS 2026 sejalan dengan tujuan ini.

Komunitas otomotif juga dilibatkan secara aktif dalam pameran guna mempercepat adopsi kendaraan listrik di tengah masyarakat. Ini adalah langkah penting untuk edukasi dan penerimaan teknologi baru.

Tren Industri Energi dan Transportasi Global

Industri energi global pada tahun 2025 telah memasuki fase transformasi besar yang didorong oleh krisis iklim, kebijakan energi bersih, dan lonjakan teknologi. Arah pasar energi berubah drastis dengan dominasi energi terbarukan.

Laporan International Energy Agency (IEA) mencatat, lonjakan permintaan listrik dunia tahun ini hampir sepenuhnya dipenuhi energi rendah emisi. Ini mencegah tambahan 2,6 miliar ton CO₂ per tahun.

Dominasi Energi Terbarukan

Energi surya dan angin semakin murah dan kompetitif dibandingkan fosil. Negara-negara besar mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala utilitas dan farm angin lepas pantai.

Menurut Ember’s Global Electricity Review 2025, porsi energi rendah emisi — termasuk terbarukan dan nuklir — telah mencapai 40,9% pembangkit listrik global pada tahun 2024. Kapasitas pembangkit energi terbarukan global bertambah hingga 582 GW pada tahun 2024, didominasi tenaga surya (452 GW) dan angin (114 GW), menurut laporan IRENA.

Kemajuan Penyimpanan Energi

Teknologi penyimpanan energi semakin maju, dengan Inggris mencatat pengajuan 8,4 GW proyek baterai pada pertengahan tahun 2025. Teknologi baterai solid-state, pumped hydro, hingga hidrogen menjadi solusi intermitensi.

Seiring dengan peningkatan teknologi baterai, emisi yang dihasilkan dari pembuatan dan pembuangan kendaraan listrik juga terus menurun. Hal ini penting untuk melawan perubahan iklim dalam jangka panjang.

Elektrifikasi Transportasi

Menurut BloombergNEF EV Outlook 2025, kendaraan listrik kini mencakup 1 dari 4 mobil yang terjual secara global. Angka ini didukung oleh insentif pemerintah dan pembangunan stasiun pengisian daya cepat.

Kendaraan listrik menjadi pemain kunci dalam mendorong kehidupan perkotaan yang berkelanjutan. Berbagai negara, seperti Uni Emirat Arab (UEA), menargetkan hingga 10% kendaraan listrik dan 25% transportasi umum menjadi otonom pada tahun 2030.

Hidrogen Hijau dan Digitalisasi Energi

Hidrogen hijau dipandang sebagai bahan bakar masa depan, dengan proyek hydrogen hub mulai beroperasi di Eropa dan Asia untuk mendukung industri berat dan transportasi.

Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam smart grid membantu prediksi permintaan dan efisiensi distribusi listrik. Ini adalah bagian dari digitalisasi dan desentralisasi energi.

FAQ

Apa itu PEVS 2026?

PEVS 2026 atau Periklindo Electric Vehicle Show 2026 adalah pameran kendaraan listrik tahunan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo. Pameran ini bertujuan menampilkan inovasi dan perkembangan teknologi kendaraan listrik.

Kapan dan di mana PEVS 2026 akan diselenggarakan?

PEVS 2026 akan diselenggarakan dari tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026. Lokasinya berada di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Apa tema utama PEVS 2026?

Tema utama PEVS 2026 adalah “The Future of A Clean and Efficient Mobility”. Tema ini menyoroti masa depan transportasi yang bersih dan efisien melalui inovasi kendaraan listrik.

Teknologi kendaraan listrik apa saja yang akan dipamerkan di PEVS 2026?

PEVS 2026 akan memamerkan berbagai teknologi kendaraan listrik, termasuk Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Bagaimana peran inovasi solar panel dalam PEVS 2026?

Inovasi solar panel menjadi salah satu daya tarik baru di PEVS 2026, menunjukkan integrasi sumber energi bersih untuk mendukung ekosistem transportasi. Penggunaan panel surya dapat membantu mengurangi jejak karbon kendaraan listrik lebih jauh.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam PEVS 2026?

Pihak yang terlibat meliputi pelaku industri otomotif, pemerintah, investor, serta komunitas otomotif dan masyarakat luas. Mereka semua berkolaborasi untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Apa target pemerintah terkait transisi energi di sektor transportasi?

Pemerintah menargetkan percepatan transisi energi menuju mobilitas yang lebih bersih dan efisien. Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan PEVS 2026.

Kesimpulan

Inovasi energi bersih telah menjadi fokus utama industri mobil tahun ini, sebagaimana tergambar jelas dalam gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026. Pameran ini tidak hanya menampilkan beragam teknologi kendaraan listrik mutakhir seperti BEV, HEV, PHEV, REEV, dan FCEV, tetapi juga menekankan pentingnya ekosistem yang bersih dan efisien untuk masa depan mobilitas.

Dukungan dari pemerintah, antusiasme masyarakat, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menunjukkan komitmen kolektif dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan. Dengan sorotan pada teknologi seperti solar panel dan berbagai jenis kendaraan listrik, Indonesia bergerak menuju era mobilitas yang lebih hijau dan ramah lingkungan.

Article ad after last paragraph
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *