Sabtu, 17 Oktober 2026
Hot
Penawaran Berlangganan Eksklusif AKSARAMUDA

Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP PKK Bateng Kunjungi Posyandu Pepaya Desa Benteng

Pasang Iklan Disini Hubungi :

PANGKALANBARU – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, mengunjungi Posyandu Pepaya, Desa Benteng, Kecamatan Pangkalanbaru, Rabu (29/04/2026). Kunjungan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Eva tampak menyapa dan mengunjungi balita yang tengah mendapatkan pelayanan posyandu bersama para ibu. Ia juga turut mengikuti kegiatan senam bersama para lansia yang digelar di lokasi.

“Hari ini kegiatan dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional. Jadi kita serempak di Bangka Tengah membuka pelayanan posyandu sesuai dengan arahan dari Kemendagri untuk Posyandu 6 SPM,” ucap Eva.

Ia menambahkan, selain pelayanan posyandu, sejumlah kegiatan lain juga dilaksanakan, termasuk senam lansia. Eva juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pasang Iklan Disini Hubungi :

Menurut Eva, keberadaan posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam memantau tumbuh kembang bayi dan balita. Ia berharap ke depan posyandu semakin mendapat perhatian penuh sehingga masyarakat semakin sadar untuk rutin memeriksakan kesehatan.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang teredukasi untuk datang ke posyandu, terutama untuk memantau tumbuh kembang bayi dan balitanya,” kata Eva.

Lebih lanjut, Eva menyoroti pentingnya peran posyandu dalam mencegah stunting, yang merupakan kondisi kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun. Ia menyebutkan, saat ini capaian kehadiran di posyandu di Bangka Tengah masih sekitar 60 persen.

“Dari angka capaian tersebut, artinya masih banyak bayi yang belum terpantau tumbuh kembangnya secara optimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan angka stunting jika tidak ditangani secara serius. Selama kita belum memberikan perhatian yang penuh dan serius kepada posyandu, stunting tidak akan turun. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, khususnya di tingkat kabupaten,” tegasnya.

Eva juga menekankan bahwa posyandu bukan hanya milik tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Saya sempat menyarankan bahwa sasaran bayi/balita ini dibagi per RT, jadi setiap Ketua RT, Kaling, bertanggung jawab untuk mengawal bayi/balita datang ke posyandu setiap bulannya,” tutur Eva.

Ia turut mengapresiasi dedikasi para kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Posyandu Pepaya, Desa Benteng, Siantie, berharap ke depan tingkat kunjungan masyarakat ke posyandu semakin meningkat. Ia menyebut, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengajak masyarakat datang, mulai dari sosialisasi hingga kunjungan langsung ke rumah warga.

“Harapan kami semoga posyandu makin ramai, kunjungan meningkat, masyarakat lebih sadar untuk datang ke posyandu,” ujar Siantie.

Siantie menjelaskan bahwa kader bersama perangkat desa telah melakukan pendekatan door-to-door untuk mengingatkan jadwal posyandu. Selain itu, berbagai inovasi juga dilakukan seperti pemberian makanan tambahan (PMT) yang bervariasi serta doorprize untuk menarik minat masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah OPD yang hadir turut memberikan sosialisasi terkait layanan dan upaya dalam mewujudkan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu. Di antaranya Dinas Sosial dan PMD Bangka Tengah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah, Dinas Perikanan Bangka Tengah, serta DPPKBPPPA Bangka Tengah. (*)

Article ad after last paragraph
Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *